Bismillah...
Sudah lama ingin menuliskan pengalaman menunaikan ibadah haji, cuma belum sempaaat terus... Sekarang mumpung ada waktu, coba sedikit-sedikit ditulis. Sebagai pengingat saya saja sih, supaya tidak lupa, tapi Alhamdulillah jika nantinya ada yang bermanfaat buat para pembaca yah.. :)
Rencananya tulisan ini akan dibuat beberapa bagian. Untuk kali ini sharing pengalaman tentang tata cara mendaftar haji secara mandiri terlebih dahulu ya...
Kami, saya dan suami, mendaftar haji pada tahun 2010. Kata orangtua mumpung masih muda dan ada rejeki, segera daftar aja.. Betul juga sih.. akhirnya setelah rembukan, kami sepakat mendaftar.
Showing posts with label Pemerintahan. Show all posts
Showing posts with label Pemerintahan. Show all posts
Monday, March 23, 2015
Tuesday, March 04, 2014
Penambahan Nama di Paspor untuk ke Haji atau Umroh
Sudah berencana pergi umroh atau haji? Sudah mempersiapkan dokumen-dokumennya, terutama paspor? Tahu kalau nama kita di paspor haji/umroh harus terdiri dari 3 kata? Kalau belum, yuk kita ubah di kantor imigrasi, gampaaang.. Ngga usah pake jasa segala...
Kalau nama orang dulu rata-rata 2 kata, seperti saya, Sri Mulyati :D. Tidak seperti anak-anak sekarang yang namanya panjaaaang panjang. Ke-3 anak saya namanya terdiri dari 3 kata semua :D, padahal itu dulu ngga mikir biar gampang bikin paspornya lho... hehehe...
Nah trus untuk kalau harus 3 kata, nama siapa dong yang harus ditempelin di belakang nama kita? Nama ayah boleh, nama suami boleh...
Syarat-syarat Mengajukan Cuti Diluar Tanggungan Negara bagi PNS
Jadi ibu bekerja itu bikin galau... jasad di kantor, tapi ruhnya di rumah :(( Bagi yang masih ragu-ragu untuk resign dari PNS mungkin CLTN (Cuti diluar Tanggungan Negara) bisa jadi salah satu pilihan. Setidaknya coba dulu cuti, kalau betah bisa langsung bablas resign hehe... Ini peraturannya ya...
Cuplikan PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
Cuplikan PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 24 TAHUN 1976
TENTANG
CUTI PEGAWAI NEGERI SIPIL
Friday, November 27, 2009
Pengalaman Menaikkan HGB ke SHM
Mau cerita nih... Bagi-bagi pengalaman di BPN (Badan Pertanahan Nasional) Depok mengurus sertifikat rumah. Bagi yang ingin mengubah seritifakt HGB rumahnya menjadi SHM, mungkin pengalaman saya bisa jadi sedikit gambaran. Ada jengkel, sebel, sekaligus pengen ketawa hehe...
Setelah cicilan KPR rumah saya lunas, kita berniat mengubah status HGB menjadi SHM, untuk menaikkan value rumah juga donk.. :-). Karena saya masih cuti melahirkan, ya udah akhirnya saya urus sendiri ke BPN. Kalo mau simple pake jasa notaris juga bisa sih, cuma pasti biayanya lebih mahal yah..
Datang jam 14.00 saya menuju loket pengurusan HGB ke SHM, setelah sertifikatnya dilihat petugas, ternyata harus di-ROYA dulu. Roya?? Apaan tuh? Ooh ternyata penghapusan Hak Tanggungan dari Bank. Tadinya kan sertifikat kita dijaminkan ke bank. Jadi harus dihapus dulu tuh hak tanggungannya. Oke deh...
Setelah cicilan KPR rumah saya lunas, kita berniat mengubah status HGB menjadi SHM, untuk menaikkan value rumah juga donk.. :-). Karena saya masih cuti melahirkan, ya udah akhirnya saya urus sendiri ke BPN. Kalo mau simple pake jasa notaris juga bisa sih, cuma pasti biayanya lebih mahal yah..
Datang jam 14.00 saya menuju loket pengurusan HGB ke SHM, setelah sertifikatnya dilihat petugas, ternyata harus di-ROYA dulu. Roya?? Apaan tuh? Ooh ternyata penghapusan Hak Tanggungan dari Bank. Tadinya kan sertifikat kita dijaminkan ke bank. Jadi harus dihapus dulu tuh hak tanggungannya. Oke deh...
Subscribe to:
Posts (Atom)